Anda tentu sering mendengar istilah packing dan packaging. Serupa tapi tak sama, packing dan packaging ternyata memiliki arti yang berbeda dalam dunia industri meskipun banyak orang yang tidak menyadari perbedaan kedua istilah tersebut.
Keduanya sama-sama merujuk pada kemasan produk, tetapi terdapat beberapa aspek perbedaan antara dua istilah ini.
Perbedaan Pengertian
Packing adalah proses pengepakan produk barang dengan tujuan penyimpanan maupun pengiriman barang agar barang dapat aman sampai tujuan.
Artinya barang tersebut ditempatkan pada suatu kotak maupun wadah lainnya kemudian menambahkan material lain seperti kertas koran, sterofoam dan bubblewrap sehingga dapat melindungi produk selama proses pengiriman atau penyimpanan.
Biasanya packing dibutuhkan untuk melakukan pengiriman barang ke luar kota menggunakan ekspedisi sehingga barang tetap aman dari kerusakan atau kecacatan selama di perjalanan. Packing diperlukan untuk aspek keamanan dan kerapian.
Sedangkan packaging adalah proses pengemasan yang berkaitan dengan branding dan presentasi produk, diantaranya mencakup desain kemasan, produksi dan hal-hal lainnya yang mendukung brand awareness.
Hal inilah yang membuat packaging barang dibuat khusus secara detail dan rinci serta mencakup branding produk sehingga produk terlihat lebih menarik.
Artinya packaging tidak sekadar untuk melindungi produk dari kerusakan, tetapi juga sebagai instrumen marketing untuk identitas suatu brand dalam bisnis.
Perbedaan Tujuan
Tujuan utama proses packing yaitu untuk memastikan keamanan produk barang selama proses pengiriman. Untuk itu packing dilakukan dengan kemasan yang berlapis dengan menambahkan komponen pelindung lainnya seperti kayu dan bubblewrap.
Untuk itu secara umum packing diperlukan dalam hal logistik, penyimpanan dan transportasi produk yang lebih praktis.
Tujuan utama packaging yaitu untuk branding produk sehingga kemasan dibuat semenarik mungkin agar mudah dikenali oleh calon pelanggan. Desain dan model packaging menjadi ciri khas dan identitas produk dalam bisnis.
Meskipun mengutamakan aspek daya tarik, packaging harus tetap memperhatikan aspek keamanan produk, meskipun kemasannya tidak membutuhkan bahan tambahan yang berlapis. Packaging juga bertujuan supaya produk lebih tahan lama selama masa penyimpanan.
Dalam proses pengiriman barang yang sudah di-packaging, Anda harus tetap menggunakan packing yang baik, karena packaging saja tidak cukup. Apalagi jika produk tersebut dikirim ke tempat yang jaraknya jauh.
Perbedaan Tampilan Kemasan
Packing dan packaging terlihat berbeda dari sisi tampilan kemasan-nya karena dipengaruhi oleh perbedaan tujuan pengemasan. Packing memiliki tampilan kemasan yang berlapis-lapis sehingga tidak begitu memperhatikan aspek estetika pengemasan produk barang.
Dalam proses packing, poin yang paling penting adalah keamanan, jadi tidak mengapa terlihat tidak memiliki nilai estetik, asalkan dapat mengamankan barang selama proses pengiriman dan penyimpanan.
Berbeda dengan packing yang tidak memperhatikan nilai estetika, dalam proses packaging sangat mempertimbangkan tampilan kemasan produk barang.
Umumnya packaging sengaja dibuat desain yang pas dan menarik, sesuai karakter produk. Di sisi lain, desain packaging tersebut juga tetap mempertimbangkan aspek keawetan dan keamanan selama masa penyimpanan.
Packaging merupakan kemasan yang bertujuan supaya lebih dikenal oleh khalayak, sehingga desain packaging mengutamakan daya tarik kemasan produk.
Perbedaan Bahan yang Digunakan
Bahan yang digunakan untuk proses packing dan packaging pun berbeda. Packing secara umum menggunakan material yang tidak dirancang secara spesifik untuk mengemas produk, tetapi bahan tersebut dapat melindungi produk barang dari benturan atau kerusakan lainnya.
Biasanya perusahaan logistik diminta untuk mengirimkan produk dengan cepat ke alamat tujuan sehingga petugas pengirim barang mau tidak mau harus melempar barang ketika handling.
Bisa juga kondisi barang yang tertindih paket lainnya di dalam gudang dan truk, sehingga membutuhkan bahan khusus untuk packing.
- Kardus
- Lakban
- Kayu
- Bubble Wrap
- Honeycomb Paper Wrap
- Amplop
- Shrink Plastic
- Styrofoam
- Karung
Sedangkan bahan yang digunakan dalam proses packaging umumnya lebih variatif karena menyesuaikan produk dan tujuan branding bisnis.
Selain itu, material yang digunakan umumnya memiliki grade yang lebih premium dan dirancang secara khusus untuk mengemas produk tersebut.
Bahkan pemilihan desain dan warna packaging pun dilakukan secara cermat dan strategis sehingga dapat menarik perhatian pelanggan dan meningkatkan brand awareness.
Material berikut ini sering digunakan dalam proses packaging;
- Kertas
- Board
- Kayu
- Kaca
- Baja
- Aluminium
- Plastik
Perbedaan Desain
Packing dan packaging memiliki perbedaan yang sangat mencolok dari sisi desain dan hal ini dapat dilihat secara langsung dan jelas.
Secara umum, packing mempunyai desain yang polos, satu warna saja atau transparan, sehingga terlihat tidak menarik.
Namun bahan packing memang dirancang cukup tebal dengan tujuan agar dapat melindungi barang ketika penyimpanan dan pengiriman, misalnya packing kayu.
Desain packaging harus dibuat semenarik mungkin dan informatif untuk menyampaikan informasi produk tersebut pada kemasan-nya.
Misalnya desain kardus ponsel yang dibuat menarik dan informatif sehingga dapat menampilkan tampilan ponsel dan dilengkapi tulisan yang secara detail menjelaskan spesifikasi-nya.
Desain packaging dibuat semenarik mungkin untuk mendapatkan perhatian atau atensi dari orang-orang. Tujuan dibuat desain packaging yang menarik dan informatif yaitu untuk memberitahu kepada khalayak terkait dengan produk, branding, nilai dan persuasi untuk membeli produk tersebut.
Kesimpulan
Demikianlah penjelasan mengenai perbedaan antara packing dan packaging. Sekarang Anda sudah lebih mengerti perbedaan keduanya meskipun jika dilihat sepintas keduanya hampir serupa.
Secara keseluruhan, packing lebih berfokus terhadap aspek logistik untuk melindungi produk dari kerusakan saat proses pengiriman.
Sedangkan packaging lebih berfokus terhadap elemen pemasaran dan presentasi produk dengan tujuan menarik pelanggan. Keduanya memiliki peran yang sama-sama penting dalam proses logistik sesuai tujuan dan fungsinya.






