Secara umum pengertian packing merupakan sebuah alat atau benda yang digunakan untuk mengemas atau membungkus sebuah barang.
Kegunaan dari packing adalah untuk memberikan perlindungan pada barang yang dikemas sekaligus untuk menampilkan pesan dari produk tersebut.
Maka urusan packing bukanlah hal yang bisa dilakukan dengan sembarangan, melainkan harus diperhatikan dengan baik sehingga bisa memenuhi fungsi dan tujuannya.
Fungsi Dan Jenis Packing Yang Penting Untuk Diketahui
Setelah barang yang akan dikirimkan sudah melalui prosedur packing, selanjutnya barang siap untuk didistribusikan ke lokasi yang dituju.
Prosedur packing atau yang juga dikenal dengan pengepakan tersebut juga dilakukan agar barang lebih aman dari tindak perusakan atau pencurian selama pengiriman. Berikut adalah beberapa fungsi dari prosedur packing;
Jaminan Terjaganya Kualitas Barang
Jika dilihat dari pengertian packing yaitu mengemas barang yang dikirim, tentunya memiliki fungsi untuk menjaga barang tersebut terhindar dari berbagai macam kerusakan.
Semua konsumen tentunya mengharapkan barang yang dipesannya sampai dalam kondisi selamat dan aman dari risiko pecah, retak, rusak, bocor dan lainnya.
Ketika konsumen menerima produk dalam kondisi baik, maka itu juga bisa berdampak baik pada bisnis karena bisa memunculkan kepercayaan dari konsumen pada bisnis Anda.
Efektivitas Dan Efisiensi Bisnis
Menggunakan sistem dan material packing yang tepat akan melindungi produk yang Anda kirim hingga sampai dalam kondisi baik pada konsumen.
Hal tersebut akan menghindarkan Anda dari adanya komplain dari pelanggan sehingga tak ada risiko untuk mengganti barang dengan yang baru jika terjadi kerusakan selama pengiriman. Maka biasanya prosedur packing harus menyesuaikan dengan jenis barang yang dikirim.
Meningkatkan Citra Positif Bisnis
Kemudian fungsi dari packing yang berikutnya adalah untuk membantu meningkatkan citra positif dari bisnis yang Anda lakoni.
Jika Anda bisa melakukan prosedur packing dengan baik maka hal tersebut akan menjadikan konsumen merasa diperhatikan dan diprioritaskan dalam bisnis tersebut.
Media Promosi
Memaksimalkan packing sebuah produk juga bisa menjadi media promosi produk yang efektif untuk sebuah merk.
Anda bisa membuat bentuk packing yang unik dan menarik sehingga bisa mengenalkan produk pada konsumen, baik itu konsumen lama maupun konsumen yang baru.
Bentuk packing yang khas dan menarik akan membantu konsumen lebih mudah untuk menemukan produk yang mereka cari.
Daya Tarik Produk
Packing sebuah produk juga memiliki fungsi untuk menambah daya tarik dari sebuah produk yang di kenalkan ke publik.
Sebuah produk sederhana, jika dikemas dengan kemasan yang terlihat menarik dan eksklusif maka otomatis akan menambah daya tariknya dimata konsumen.
Hal tersebut sangat efektif untuk membantu meningkatkan jumlah penjualan produk sehingga bisa mencapai target yang ditentukan.
Jenis-Jenis Packing Produk Dalam Bidang Ekspedisi
Jika Anda masuk ke dunia pengiriman atau ekspedisi barang, maka akan mendapati banyak sekali jenis packing produk yang ada.
Packing produk biasanya disesuaikan dengan jenis dan bentuk barang yang dikemas sehingga bisa tepat sesuai fungsi yang dibutuhkan. Berikut beberapa jenis packing produk yang banyak digunakan;
Packing Primer
Merupakan pengertian packing yang menggunakan kemasan yang melekat langsung pada barang yang dikemas sehingga banyak ditemukan pada produk eceran.
Contohnya produk kebersihan diri dari mulai sabun mandi, shampoo, pasta gigi hingga kemasan produk roti.
Packing Sekunder
Jenis packing ini digunakan untuk produk yang sudah mempunyai kemasan khusus tersendiri. Misalnya untuk kemasan kopi sachet atau kemasan kosmetik yang dikemas dalam botol lalu dikemas ulang dalam kotak khusus.
Selain berfungsi untuk menjaga produk tetap terlindungi dengan aman, juga untuk menambah daya tarik produk.
Packing Delivery
Jenis packing yang digunakan untuk memudahkan prosedur distribusi barang. Packing jenis ini bisa Anda temukan dalam produk air mineral gelas atau botol, minuman ready to drink atau mie instan yang dikemas dalam dus.
Packing Aseptic
Pengertian packing aseptic biasanya dibuat secara khusus dengan menggunakan campuran bahan aluminium, lapisan polietilen dan campuran kertas.
Tujuan packing adalah untuk mengemas makanan atau minuman yang harus disimpan secara steril sehingga bisa awet serta tahan lama.
Selain digunakan untuk mengemas produk makanan atau minuman, jenis packing ini juga digunakan untuk produk kesehatan khususnya dengan bahan packing botol kaca yang bertujuan agar obat tidak mudah terkontaminasi oleh suhu yang bisa merusak kandungan obat.
Packing Standing Pouch
Jenis packing yang biasanya menggunakan bahan aluminium foil untuk bagian luar dan bahan plastik untuk bagian luar kemasan. Biasanya jenis packing ini digunakan untuk mengemas produk makanan dan minuman produksi UKM.
Banyak usaha kecil yang memilih menggunakan kemasan ini karena bukan hanya bisa menampilkan produk dengan daya tarik khusus namun juga harganya yang cukup terjangkau.
Packing Wrap
Packing wrap biasanya digunakan untuk memberikan perlindungan tambahan untuk makanan yang harus dikemas ulang sehingga terjaga kualitas dan kelembapannya dengan baik. Umumnya kemasan ini banyak digunakan untuk produk coklat dan permen.
Packing Bag
Kemasan packing bag adalah jenis kemasan yang biasanya digunakan untuk membungkus produk makanan yang tak perlu disimpan dalam jangka waktu lama.
Contohnya seperti untuk produk makanan ringan, buah segar dan berbagai produk lainnya yang bersifat harus segera dihabiskan.
Packing Box
Jenis kemasan yang terbuat dari bahan serbuk kayu dan campuran kertas yang banyak digunakan untuk mengemas makanan siap saji. Seperti misalnya kemasan box untuk pizza, burger, sereal, susu dan lainnya.
Packing Kaleng
Dari pengertian packing kaleng sudah bisa ditebak, bahwa kemasan ini dibuat dari bahan baja atau logam.
Packing kaleng banyak ditemukan untuk menyimpan produk makanan yang diawetkan seperti susu, buah atau produk lainnya yang berbentuk bahan cairan kimia dan gas.
Packing Kayu
Jenis packing yang digunakan untuk mengemas produk pecah belah dan elektronik yang berisiko mengalami kerusakan selama pengiriman. Tujuan pengemasan adalah agar produk yang dikirim terlindungi secara maksimal selama prosedur pengiriman.
Packing Bubble Wrap
Pengemasan produk dengan menggunakan bubble wrap juga banyak digunakan untuk mengirimkan barang yang mudah rusak jika dikirim bersama barang lainnya.
Kegunaan dari bubble wrap adalah untuk meredam adanya guncangan pada barang yang dikirim sehingga tak mengalami kerusakan selama pengiriman.
Packing Plastik
Mengemas produk dengan menggunakan packing plastik bisa digunakan untuk melindungi produk dari risiko basah karena terkena air selama pengiriman.
Umumnya kemasan plastik digunakan untuk mengemas produk yang sebelumnya sudah terlebih dahulu dibungkus dengan packing dus.
Packing Amplop
Penggunaan packing amplop bisa digunakan untuk keperluan pengiriman berkas atau dokumen. Tujuannya bukan hanya untuk melindungi berkas atau dokumen dari kotor akibat debu atau lainnya, namun untuk menjaganya agar tak terlipat atau kusut selama pengiriman.
Packing Styrofoam
Pengemasan dengan menggunakan bahan Styrofoam banyak digunakan untuk mengemas produk makanan segar seperti ikan dan daging segar, buah serta sayuran.
Bahan tersebut memiliki keunggulan tebal dan kedap air sehingga bisa melindungi produk yang dikemas dari berbagai risiko yang bisa mempengaruhi kualitas produk yang dikemas.
Kesimpulan
Bahwa pengertian packing sangat penting untuk dipahami sehingga bisa melakukannya dengan baik dan maksimal.
Proses packing menjadi hal penting yang harus diperhatikan dalam bisnis khususnya dalam bidang penjualan produk. Packing yang tepat dan baik bisa membantu meningkatkan penjualan produk sehingga konsumen tertarik pada produk yang dijual.






