Gudang menjadi salah satu bagian penting dalam dunia logistik. Pasalnya gudang menjadi tempat penyimpanan semua persediaan atau stok barang sebelum diproses lebih lanjut. Tidak jarang ada berbagai jenis gudang yang digunakan untuk sejumlah keperluan.
Inilah 5 Jenis Gudang Beserta Kelebihannya
Sebagai salah satu aspek dalam bisnis dan industri logistik, gudang menjadi tempat yang penting bagi para importir, produsen, grosir, hingga pebisnis online.
Anda juga bisa memahami apa itu Gudang di artikel “Pengertian Gudang“. Berikut beberapa jenis gudang yang wajib Anda kenali beserta dengan fungsi, kelebihan, hingga kekurangannya;
Gudang Umum
Atau yang juga sering disebut dengan gudang publik, merupakan jenis gudang dengan kepemilikan dan pengoperasian-nya dilakukan oleh penyedia logistik pihak ketiga atau 3PL.
Umumnya jenis gudang ini disewakan untuk kepentingan para pelaku bisnis yang memerlukan layanan penyimpanan serta distribusi.
Kelebihan:
- Efisiensi biaya
Biaya yang lebih hemat ditawarkan oleh gudang umum bagi Anda yang memerlukan layanan penyimpanan namun tidak memiliki cukup sumber daya dalam membangun gedung maupun melakukan maintenance.
Anda bahkan juga tidak perlu mempekerjakan karyawan khusus karena sudah ditangani oleh pemilik gudang.
- Fleksibilitas
Solusi penyimpanan yang fleksibel juga ditawarkan oleh gudang umum dalam memenuhi kebutuhan bisnis seseorang.
Anda dapat menyewa dan menggunakan gudang dalam jangka waktu pendek atau panjang sesuai dengan kesepakatan dan kebutuhan.
Dengan begitu bisnis Anda dapat lebih menyesuaikan fluktuasi permintaan maupun perubahan.
Kekurangan:
- Kontrol yang terbatas
Tidak jarang gudang umum disewakan untuk berbagai jenis bisnis sehingga perusahaan mungkin saja mempunyai kendali yang lebih terbatas dalam manajemen serta operasional gudang.
Akibatnya potensi terjadi kesalahan hingga kurangnya kontrol atas distribusi barang dapat terjadi karena hal tersebut berada di luar pengawasan.
Gudang Pusat Distribusi
Distribution Center (DC) menjadi salah satu dari berbagai jenis gudang yang tentu sering diketahui dalam dunia logistik.
Berbeda dengan gudang biasa, gudang DC ini berfungsi sebagai penyimpanan barang dalam kurun waktu yang singkat.
Dengan demikian gudang DC menjadi tahap perantara antara produsen dan pengecer yang menjual produknya ke pengguna akhir.
Kelebihan:
- Manajemen yang cepat dan efisien
Secara umum pusat distribusi dilengkapi dengan sistem pelacakan hingga pelaporan yang dapat menjadikan pengelolaan inventaris berjalan dengan cepat.
Pemrosesan stok dan pengiriman barang juga lebih cepat, terlebih jika gudang pusat distribusi tersebut berada di dekat pusat transportasi utama.
- Biaya yang lebih rendah
Cost yang harus dikeluarkan untuk menyewa gudang ini terbilang hemat. Pasalnya gudang DC banyak menggabungkan dan mendistribusikan barang inventaris dari satu lokasi pusat.
Dengan demikian biaya transportasi, pemrosesan pesanan, hingga pemeliharaan inventaris dapat dikurangi.
Kekurangan:
- Tidak selalu cocok bagi semua jenis bisnis
Pusat distribusi dibangun untuk mengelola jenis inventaris tertentu. Dengan demikian jenis gudang ini tidak selalu cocok untuk menangani berbagai produk atau bisnis.
Umumnya jenis gudang DC banyak digunakan para pebisnis online atau e-commerce.
3. Gudang Pribadi
Selain menyewa berbagai jenis gudang, para pebisnis juga seringkali menggunakan gudang pribadi yang memang dimiliki sendiri.
Fungsinya tidak jauh berbeda, yakni sebagai tempat menyimpan dan distribusi barang produksi.
Beberapa pemilik seringkali menyewakan ruang tambahan kepada perusahaan lain untuk dijadikan sebagai gudang mereka.
Kelebihan:
- Tingkat kontrol yang tinggi
Dibandingkan dengan jenis gudang lainnya, gudang pribadi tentu akan memastikan kontrol terhadap manajemen inventaris.
Hal ini juga akan meminimalkan kerusakan pada produk karena tidak ada campur barang dari berbagai jenis usaha atau perusahaan lain.
- ROI yang besar bagi perusahaan
Jika perusahaan Anda membutuhkan penyimpanan dalam jangka waktu yang panjang, tentu akan lebih hemat dibandingkan dengan menyewa gudang.
Hal ini tentu akan memberikan dampak yang tinggi, terutama dalam memberikan ROI bagi perusahaan.
Kekurangan:
- Biaya operasional yang besar
Tidak dapat dipungkiri memiliki gudang sendiri akan membuat biaya operasional perusahaan membengkak.
Pasalnya perusahaan bertanggung jawab atas pengoperasian, konstruksi bangunan, hingga manajemen dan pemeliharaan. Oleh sebab itu gudang pribadi lebih cocok untuk bisnis yang sudah stabil dan besar.
4. Gudang Mezzanine
Dibandingkan dengan berbagai jenis gudang lainnya, gudang mezzanine memiliki fasilitas dengan sejumlah tingkat platform di atas lantai dasar.
Bagian lantai dasar digunakan sebagai tempat memindahkan barang dan transportasi, sementara bagian tingkat atas dapat dipakai sebagai penyimpanan atau operasional gedung.
Kelebihan:
- Kapasitas penyimpanan lebih besar
Gudang mezzanine cocok untuk bidang usaha yang memiliki keterbatasan lantai. Hal ini dikarenakan jenis gudang tersebut dapat memberikan ruang penyimpanan tambahan dengan ruang vertikal.
Anda dapat merancang dan menyesuaikan kebutuhan bisnis, termasuk untuk ruang kantor atau ruang fungsional lainnya.
- Efisien dan ekonomis
Jenis gudang ini juga dapat meningkatkan efisiensi karena mampu menyesuaikan jarak perjalanan dan penggabungan operasional dalam satu lokasi.
Dengan demikian gudang jenis ini akan lebih ekonomis jika dibandingkan dengan memperluas bangunan atau bahkan membangun fasilitas baru.
Kekurangan:
- Akses terbatas pada area tertentu
Meski cukup efisien, namun tidak jarang memiliki akses yang terbatas pada area tertentu karena desain-nya yang vertikal.
Selain itu jenis gudang ini juga memerlukan perencanaan yang matang karena kapasitas beban yang terbatas. Desain-nya juga harus tepat guna memenuhi standar keamanan.
5. Gudang Climate-Controlled
Jika berbagai jenis gudang kebanyakan dipakai untuk menyimpan barang umum, maka jenis gudang climate-controlled lebih banyak digunakan sebagai tempat penyimpanan barang yang khusus dan cenderung sensitif.
Berbagai produk seperti sayuran, daging, hingga obat-obatan menjadi barang yang banyak disimpan dalam gudang khusus ini.
Kelebihan:
- Sistem penyimpanan yang khusus
Jenis gudang yang satu ini memiliki sistem penyimpanan yang khusus, berbeda dibandingkan dengan gudang biasa.
Secara umum jenis gudang ini menggunakan sistem HVAC yang khusus, termasuk penurun kelembapan, termostat, hingga insulasi yang dapat mempertahankan aliran suhu, udara, serta tingkat kelembapan.
- Barang tetap aman dan tahan lama
Sistem penyimpanan khusus pada gudang climate-controlled akan membuat produk tetap segar dan awet.
Hal ini karena produk seperti bahan makanan, daging, hingga obat-obatan akan lebih mudah terhindar dari pembusukan hingga pertumbuhan jamur.
Kekurangan:
- Sulit ditemukan dengan biaya sewa yang tinggi
Meskipun cukup fungsional, sayangnya jenis gudang ini cukup sulit ditemukan di beberapa daerah.
Jenis gudang ini lebih sering ditemukan pada daerah yang memiliki suhu, kelembapan, hingga aliran udara yang kurang mendukung.
Selain itu fitur dan operasional gudang yang lebih kompleks juga membuat biaya sewanya terbilang tinggi. Cek juga SOP Gudang Penyimpanan.
Kesimpulan
Pada dasarnya ada berbagai jenis gudang yang seringkali ditemui dalam industri logistik dan distribusi barang. Semuanya dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda sebagai klien maupun pemilik bisnis yang sedang berjalan.
Oleh karenanya pastikan Anda memilih jenis gudang yang sesuai dengan kebutuhan bisnis serta menerapkan manajemen operasional yang efektif dan efisien. Hal ini penting supaya fungsi gudang tetap optimal dan tidak mengganggu kegiatan bisnis Anda!






