Usaha toko bangunan merupakan jenis usaha yang mempunyai peluang menjanjikan dan juga tidak akan lekang oleh waktu. Usaha ini terbukti bisa menghasilkan omset hingga ratusan juta rupiah tergantung pada seberapa besar usahanya.
Usaha ini memang membutuhkan modal yang besar. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan hal tersebut bisa ditutup menggunakan perputaran uang yang cepat.
Tertarik membuka usaha ini? Berikut ini keuntungan, kendala dan cara memulai usaha ini. Yuk simak bersama.
Keuntungan Menjalankan Usaha Toko Bangunan
Keuntungan akan diperoleh jika Anda memiliki perencanaan yang matang, baik itu keuntungan jangka panjang dan pendek. Berikut ini beberapa keuntungannya.
1. Bahan Bangunan Tidak Akan Menyusut
Bahan bangunan seperti semen, batu, kerikil tidak akan mempunyai masa kadaluwarsa ataupun penyusutan. Ini menjadi nilai keuntungan yang bisa dipertimbangkan, jadi jangan khawatir ketika bahan bangunannya tidak laku.
2. Selalu Dibutuhkan
Rumah adalah kebutuhan pokok manusia dan untuk membangunnya dibutuhkan bahan bangunan dengan jenis beragam. Tentunya menjadi sebuah keuntungan tersendiri dikarenakan bahan bangunan selalu dibutuhkan.
Memang pangsa pasarnya terbatas yaitu orang yang tengah membangun rumah. akan tetapi, keuntungan yang diperoleh bisa lumayan besar ketika terjadi transaksi pembelian.
3. Harga Bahan Bangunan Terus Mengalami Kenaikan
Harga bangunan terus mengalami kenaikan sehingga berpotensi menambah keuntungan. Keuntungan bisa lebih banyak jika omset penjualannya besar, maka jangan ragu menjalin kerja sama dengan kontraktor.
4. Mampu Bertahan Lama
Jika dibandingkan dengan usaha lainnya, usaha ini sangatlah menguntungkan bahkan bisa bertahan lama jadi peluang mengembangkan usahanya bisa sangat besar. Pastinya harus dibarengi juga dengan tekad bisnis yang kuat.
Risiko Menjalankan Usaha Toko Bangunan
Kenyataannya menjalankan usaha ini tidak selamanya bisa mendatangkan keuntungan. Ada beberapa risiko yang perlu Anda pertimbangkan.
1. Lokasinya Harus Strategis
Salah satu cara agar usaha lancar yaitu memilih lokasi usaha yang strategis. Ketika Anda memperoleh lokasi yang strategis, maka Anda harus mempertimbangkan masalah untung dan ruginya terutama jika Anda menyewa tempat tersebut. Harga sewa di lokasi strategis akan lebih mahal dan ini berpengaruh pada harga jual-nya.
2. Harga Material Naik Turun
Harga material yang naik turun merupakan sebuah tantangan. Maka rajinlah mengecek harga material pada supplier. Usahakan jangan menjual terlalu mahal ataupun terlalu murah agar tidak rugi.
3. Akan Ada Masanya Sepi Pembeli
Pangsa pasarnya cukup terbatas jadi akan ada masa toko menjadi sepi. Terlebih ketika banyak proyek yang sudah selesai, jadi Anda bisa mengantisipasi-nya supaya tidak berdampak buruk pada kelancaran usaha.
4. Pemasaran Cukup Sulit
Ketika ingin sukses dibutuhkan teknik pemasaran yang efektif dan efisien. Fakta-nya, usaha toko bangunan cenderung lebih sulit terlebih jika usia toko baru beberapa bulan ataupun tahun. Ini karena, kebanyakan orang sudah memiliki toko bangunan langganan.
Cara Mengoptimalkan Peluang Usaha Toko Bangunan
Potensi usaha akan selalu tersedia bagi siapa pun. Untuk yang akan terjun ke dunia usaha toko bangunan, maka ini adalah beberapa peluang yang dapat dijalankan.
1. Menyediakan Material Berkualitas Tinggi
Sediakanlah material berkualitas tinggi dan juga stok-nya lengkap. Ini akan sangat membantu para pelanggan dalam menemukan material bangunan berkualitas tinggi.
2. Sediakan Peralatan dan Perlengkapan Bangunan
Tidak hanya material bangunan, konsumen memerlukan peralatan dan perlengkapan bangunan lain seperti pipa, kabel, cat, perkakas dan lainnya. tentunya menyediakan berbagai produk tadi menjadi suatu peluang usaha menjanjikan.
3. Mengkhususkan Diri dengan Jenis Produk Tertentu
Anda dapat mengkhususkan diri ke jenis produk tertentu semacam jendela, pintu, keramik ataupun lainnya. memiliki produk spesifik akan dapat menarik untuk segmen pasar yang terperinci.
4. Sediakan Jasa Konsultasi dan Desain
Berikanlah nilai tambah dengan cara menawarkan jasa konsultasi serta desain. Bantulah konsumen di dalam pemilihan material, rencana desain, bahkan pembuatan estimasi anggaran proyek.
5. Perluas Jangkauan
Tidak hanya toko fisik, tentunya Anda dapat memanfaatkan platform online untuk berjualan. Ini berpotensi dapat memperluas cakupan bisnis.
6. Menyediakan Jasa Instalasi
Tidak hanya berjualan material bangunan, tawarkan juga jasa instalasi. Contohnya layanan pemasangan jendela, pintu, keramik ataupun renovasi rumah. lakukanlah riset pasar guna lebih memahami kebutuhan serta preferensi pelanggan.
Rincian Modal Usaha Toko Bangunan
Terkait modal, untuk membuka usaha ini diperlukan modal cukup besar. Akan tetapi jika Anda dapat bernegosiasi dengan supplier dan memperoleh kredibilitas dari mereka, Anda dapat mulai menjalankan usaha tanpa modal.
Lebih jelasnya berikut ini uraian atau estimasi modal yang dibutuhkan:
- Anggaran pembelian bahan bangunan seperti batu bata, kerikil, pasir, semen dan lainnya yaitu 200 jutaan.
- Anggaran peralatan bangunan seperti kayu, besi, paku, cat dan lainnya yaitu 150 juta.
- Alokasi dana gaji karyawan yaitu 1 juta per bulan.
- Alokasi dana sewa ruko, toko ataupun lokasi lainnya yaitu 9 jutaan per tahun.
- Budget pembelian kendaraan operasional maupun pengangkut semacam truk, mobil atau motor roda tiga seharga 140 jutaan.
- Dana pembelian etalase sekitar 1 jutaan
Estimasinya jika ditotal maka dana yang perlu dikeluarkan sekitar 501 juta. Biaya tersebut bisa lebih sedikit ataupun lebih besar tergantung dari skala usaha dan fasilitas yang sudah dimiliki sebelumnya.
Tips Memulai Usaha Toko Bangunan
Ini merupakan beberapa poin penting yang perlu dilakukan dalam menjalankan usaha toko bangunan seperti di bawah ini:
1. Pilih Lokasi Yang Strategis
Membuka usaha toko bangunan diperlukan lahan yang luas. Pilihlah ruko ataupun toko dengan halaman yang luas dan memungkinkan kendaraan operasional bisa parkir.
2. Kantongi Izin Usaha
Izin usaha sangatlah penting dalam menjalankan usaha toko bangunan. Usaha Anda akan penuh aktivitas pengangkutan dengan material yang cukup berat menggunakan kendaraan operasional. Jadi dapatkan-lah izin usaha agar usaha bisa lebih lancar.
3. Pekerjakan Karyawan Terpercaya Dan Andal
Pekerjakanlah karyawan untuk membantu di toko. Pilihlah yang memang berkompeten dan juga terpercaya di bidangnya.
4. Rencanakan Anggaran Dengan Bijak
Buatlah anggaran yang mencakup keseluruhan biaya. Ini tergantung pada total modal dan nantinya akan membuat perusahaan menjadi besar ataupun kecil.
5. Promosikan Toko
Jangan lupa untuk mempromosikan toko dan sekarang sudah tersedia banyak metode promosi. Baik itu promosi dari mulut ke mulut, media elektronik, media cetak, maupun sosial media.
Jangan lupa menjangkau pasar yang lebih luas guna meningkatkan potensi dikenal luas oleh masyarakat. Luangkan-lah waktu menjalin hubungan dengan para kontraktor.
Tawarkan-lah kesepakatan secara langsung, siapa tahu toko Anda bisa dipilih menjadi pemasok material dalam proyek pembangunan.
Kesimpulan
Jadi untuk memulai menjalankan usaha toko bangunan dibutuhkan modal dan motivasi tinggi supaya toko bisa berjalan dengan lancar.
Buat rencana anggaran yang mencakup keseluruhan biaya, hal ini penting diperhatikan karena bisa membuat operasional toko berjalan dengan lancar.






