Kali ini pembahasan mengenai jenis tali natural yang terbuat dari bahan alami. Tali yang terbuat dari bahan alami umumnya dibuat dari serat tanaman atau tumbuhan.
Biasanya bagian yang diambil untuk dijadikan bahan utama pembuatan tali adalah bagian batang tumbuhan, kulit hingga daun yang di urai terlebih dahulu menjadi serat berukuran kecil dan bertekstur tipis.
Selanjutnya serat kecil tersebut akan dipilih kemudian dijalin menjadi untaian tali alami yang memiliki kekuatan tersendiri.
Karakteristik Tali Natural
Tali natural merupakan jenis tali yang bahan pembuatan-nya terbuat dari bahan serat alami seperti tanaman merambat, alang-alang air, rami, rambut binatang dan bahan alami lainnya.
Proses pembuatan tali tersebut dimulai dengan memproses bahan serat diantaranya dengan melapisinya dengan minyak alami, dibersihkan terlebih dahulu, dioleskan lalu disisir untuk menjadikan pita serat saling berhubungan.
Selanjutnya potongan serat tersebut di pelintir membentuk benang yang akan dibungkus ke dalam sebuah kumparan atau gulungan. Berikut adalah karakteristik dari tali jenis alami yaitu;
Komposisi Tali
Jenis tali yang terbuat dari bahan yang proses pembuatan-nya ditanam di dalam tanah. Misalnya jenis tali manila merupakan tali yang terbuat dari bahan tanaman abaca, tali sisal terbuat dari daun tanaman sisal dan tali kapas terbuat dari tanaman kapas.
Kekuatan Tali
Daya kekuatan yang dimiliki tali jenis alami jauh lebih lemah daripada tali sintetis yang disebabkan karena komposisi alami yang dimilikinya tak bisa berubah.
Sebagai contoh, untuk jenis tali manila dengan diameter besar memiliki kekuatan daya tahan putus minimum hingga 27.900 lbs
Sedangkan untuk tali manila dengan diameter kecil mempunyai kekuatan daya tahan putus minimum 540 lbs.
Daya Tahan Tali
Jenis tali natural yang terbuat dari bahan alami sangat cocok untuk digunakan di lingkungan yang memiliki suhu tinggi dan tak akan rusak karena panas terkecuali jika terpapar oleh api secara langsung.
Sehingga bisa dipahami jika jenis tali ini penggunaannya kurang cocok pada lingkungan yang lembap karena mudah membusuk sehingga berisiko kehilangan daya kekuatan.
Tali yang membusuk akan rusak dan berkurang kemampuannya untuk bisa menjalankan fungsinya dengan baik.
Manfaat Tali Alami
Jenis tali alami penggunaannya banyak dipakai untuk taman dan lanskap karena memiliki kandungan organik yang tinggi.
Selain itu mereka juga dipakai untuk mainan hewan peliharaan dan barang hewan peliharaan lainnya contohnya mainan tiang garukan kucing.
Di samping itu, tali kapas menjadi bahan tali yang paling popular penggunaannya untuk menjadi mainan kunyah anjing.
Jenis Tali Alami
Jenis tali yang terbuat dari bahan alami tersedia dalam beberapa jenis seperti berikut ini;
Tali Rami
Jenis tali yang terbuat dari serat alami tanaman Rami yang berasal dari Asia.
Tali ini mempunyai struktur serat panjang sehingga menjadikan tali lebih kuat dan memiliki kekuatan daya tarik yang lebih besar dibandingkan jenis tali lainnya.
Tali alami ini terhitung lebih tahan dari paparan sinar matahari dan kondisi ekstrim lainnya sehingga penggunaannya banyak dipakai untuk kebutuhan bidang industri dan militer.
Tali rami tersedia dalam beberapa ukuran yang beragam, untuk ukuran kecil biasanya dipakai untuk membuat kerajinan tangan seperti tali paper bag, tali suvenir hingga tas.
Tali rami yang berukuran besar biasanya dipakai untuk kebutuhan bidang konstruksi bangunan misalnya untuk mengikat struktur bangunan atau dijadikan elevator manual.
Tali Sisal
Tali natural ini bahan pembuatan-nya berasal dari tanaman Agave Sisalana yang banyak tumbuh di area beriklim panas dan kering seperti Meksiko dan Amerika Selatan.
Tali sisal terbuat dari tanaman Sisal pada bagian daunnya, dengan proses pembuatan berupa tiga untaian serat sisal yang dijalin menjadi satu.
Tali sisal mempunyai tekstur dengan permukaan kasar dan bisa tahan lebih kuat pada paparan sinar matahari.
Penggunaan tali sisal ini banyak dipakai untuk kebutuhan di bidang industri meliputi industri ekspedisi, kargo dan perkapalan. Tali sisal juga banyak digunakan di masa kini untuk kebutuhan dekorasi dan kerajinan.
Tali Manila
Jenis tali yang terbuat dari bahan alami berupa serat tumbuhan yang berasal dari tanaman Abaca yang dikenal tangguh dan kuat.
Nama Manila diambil dari nama kota di mana tanaman tersebut tumbuh subur sekaligus menjadi kota pusat dari produksi tali manila.
Tali manila mempunyai tekstur kasar dan berwarna coklat yang mempunyai sifat lebih kuat, tangguh dan tahan lama.
Tali manila banyak digunakan untuk kebutuhan bahan pembuatan tali ayunan, jaring ikan hingga menjadi tali pembatas yang membatasi satu wilayah dengan wilayah yang lainnya.
Daya tahan tali yang lebih kuat menjadikan tali ini juga bisa digunakan untuk lingkungan yang terpapar air laut, diketahui performa tali manila tak akan menurun meski terkena air laut terus menerus.
Tali Katun
Jenis tali alami yang terbuat dari bahan alami berupa bunga kapas yang umumnya dijadikan bahan pembuatan kapas.
Tali jenis ini memiliki tekstur berupa tali dengan 3 untai yang ringan dan lembut sehingga banyak dipakai untuk kebutuhan dekorasi.
Selain itu, pemakaian tali katun juga banyak digunakan untuk tali tirai dan tali jemuran hingga untuk kebutuhan alat permainan hewan peliharaan.
Kegunaan dari tali katun diantaranya adalah untuk menjadi bahan kerajinan tangan seperti untuk pembuatan hiasan dinding macrame.
Di samping itu tali katun juga bisa dipakai untuk kebutuhan penggunaan outdoor, misalnya untuk tali tenda yang cukup tahan dan kuat pada beragam kondisi.
Tali Jute
Tali jute terbuat dari tanaman jute yang disimpan dalam air yang mengalir dengan kecepatan aliran lambat sekitar 10-30 hari setelah tanaman tersebut dipanen.
Proses tersebut ditujukan untuk menyatukan serat tanaman dengan melibatkan bakteri yang akan melarutkan bahan lengket, proses ini disebut dengan tahapan retting.
Selanjutnya serat yang terdapat di batang tanaman akan dipisahkan kemudian dicuci, dikeringkan kemudian disortir lebih lanjut untuk dikirim ke pabrik untuk finishing pembuatan tali jute.
Tali jute mempunyai tekstur ringan, tahan panas dan tahan lama, lembut jika dipegang dan mempunyai sifat fleksibel serta lentur.
Keunggulan tali jute diantaranya adalah bersifat ramah lingkungan, biogradable, tahan pada paparan sinar matahari sehingga sangat cocok untuk dijadikan simpul.
Namun meski tali jute memiliki daya kekuatan yang baik, tali ini lebih cocok pemakaiannya untuk kebutuhan pembuatan dekorasi saja.
Kekurangan Tali Alami
Tali jenis alami terbuat dari bahan alami yang bersifat ramah lingkungan serta lebih mudah untuk diurai di dalam tanah. Namun tali jenis ini juga mempunyai beberapa kekurangan seperti:
- Tali jenis alami lebih berisiko mudah mengalami pembusukan, berjamur dan degradasi
- Akan kehilangan kekuatan jika dimasukkan ke dalam air
- Tali jenis alami lebih mudah aus sehingga kekuatannya rentan hilang sewaktu-waktu
Demikian penjelasan singkat dari Pabrik Tali rafia mengenai tali natural yang mempunyai banyak keunggulan namun juga memiliki beberapa kekurangan yang harus di waspadai.
Pilih jenis tali natural sesuai dengan kebutuhan penggunaan dan dapatkan produk tali yang berkualitas untuk mendapatkan hasil yang maksimal.






